Assalamualaikum para blogger sadayana.. kembali lagi ni author pengen share sedikit tentang transfusi darah, sesuai dengan pic diatas ya karena memang trsnfusi darah sangat dibutuhkan apalagi untuk para pasien hemodialisa yang memang sudah rutin 2x seminggu.
Seperti yang pic yang diatas kita akan membahas kenapa harus transfusi darah?? Aku mau story telling dulu ya manteman, hari ini aku harus ke PMI untuk meminta pengajuan transfusi darah sebanyak 2 labu untuk kakakku, kenapa harus transfusi? Karena setelah dilakukan tes oleh perawat di bagian Hemodialis kakakku hasil Hb nya rendah 7,8 mmHg sedangakan normalnya itu.
Dikutip dari halodoc.com untuk laki-laki dewasa kadar Hb normal berkisar 14-18 g/dL (gram per desiliter). Sedangkan untuk wanita dewasa berkisar 12-16 g/dL. Seseorang dikatakan kekurangan hemoglobin bila kadarnya lebih rendah dari batas normal.
Nah.., kakakku hasil hemoglobinnya 7,8 maka sudah jelas kakakku kekurangan hemoglobin dan harus mendapat tindakan transfusi darah. Setelah mendapatkan rujukan dari pihak rumah sakit, aku meluncur ke unit donor darah PMI Serang letaknya berada di belakang rumah sakit Kencana Serang, setelah sampai kita berikan blangko surat dari pihak RSUD ke bagian UDD PMI, kemudian menunggu nama pasien dipanggil, setelah mendapat 2 labu kantong darah dari kantor PMI, lalu kemudian aku balik lagi ke RSUD kemudian menyimpan darah dari Unit Donor darah PMI ke bank darah di RSUD, kemudian memberikan blangko penyimpanan darah ke ruang hemodialisa.
Setelah serangkaian hasil ini selesai kita kembali menunggu panggilan dari suster di ruangan hemodialisa untuk mengambil darah ke bank darah. Setelah darah diambil dari bank darah kemudian diberikan ke pihak suster di bagian hemodialisa, barulah dilakukan transfusi darah selama proses cuci darah berlangsung, biasanya tidak terlalu lama, karena memang selama proses transfusi darah akan dibantu dengan cairan maka proses akan lebih cepat. Diharapkan dengan penambahan darah melalui transfusi darah ke pasien bisa menambah memberikan tenaga pada pasien dan tidak menyebabkan lemas.
Dikutip halodoc.com pada dasarnya perawatan hemoglobin yang rendah disesuaikan dengan penyebabnya. Salah satunya dengan mengubah asupan makanan. Seseorang yang memiliki hemoglobin yang rendah perlu mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi, vitamin B12, dan folat. Nutrisi tersebut berperan penting dalam produksi sel darah merah yang kaya hemoglobin. Contoh makanan kaya zat besi yaitu daging sapi, sayuran berdaun hijau gelap, buah-buahan kering dan kacang-kacangan. Makanan- makanan tersebut dapat mencegah anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi dan vitamin.
Maka dari itu manteman harus rajin makan sayuran untuk menambah asupan nutrisi vitamin dan kebutuhan mineral penting bagi tubuh, karena dengan mencegah lebih baik daripada mengobati yakan.., mulai dari sekarang rajin konsumsi sayuran ya manteman 😉
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar